Better
late than never,
Begitu orang-orang bijak bicara. Saya memang terlambat, terlambat buat mulai nulis di media (o tidak, twitter dan teman-temanya kan disebut media), terlambat menghidupkan blog yang saya sendiri bahkan lupa nama apa yang saya buat untuk alamat blog saya.
Sebenarnya,
keinginan menulis sudah ada sejak zaman saya suka korea dan sampai sekarang
juga masih suka. -_-
Malas,
iya!! Sungguh sifat jahat itu yang menutup mata dan menahan jari saya buat
sedikit saja menggeser keyboard handphone dengan laptop. Hingga kemudian masa itu
datang, masa di mana saya lulus kuliah, tinggal di kos, dan jadi penganguran
*semoga status ini segera hilang*.
Saya butuh menuangkan pikiran saya di media
yang tak hanya memberi kesempatan sebanyak 140 karakter, yang bahkan untuk
menulis disana dibutuhkan kecerdasan dalam penyingkatan kata. Maka dari itu
sejak beberapa hari yang lalu saya bertekad untuk memberikan kehidupapn dalam
blog ini.
Anyway,
bicara soal judul blog saya “Papaver Somniferum,” sebenarnya saya terinspirasi
dari salah satu novel karya Windry Ramadhina yang berjudul MONTASE. Di novel
tersebut diceritakan seorang perempuan yang seolah menjadi “candu” bagi pria
dan menyebutnya sebagai “my papaver somniferum”. Makasih mbak windry buat
inspirasi istilah ini.
Jadi rencana
saya dalam blog ini sebenarnya sudah terbaca sekali bukan?? Ya. Saya ingin
bercerita tentang kecanduan-kecanduan saya dalam berbagai hal. Mungkin saya
tidak benar-benar kecandual dalam beberapa hal, tapi boleh lah saya memasukkan unsur
kesukaan disini. *maksa*
Mungkin
nantinya di blog ini akan bertebaran *semoga* tulisan-tulisan tentang korea,
film, novel, and everything that I like and that I want. Dear god, please make me be a diligent person in writing blog.
So, see you on the next post.

0 komentar:
Posting Komentar